Strategi :
Strategi Alignment yaitu pemahaman
mengenai lingkungan bisnis internal dan eksternal yang dapat memberikan
masukan untuk menetapkan misi fungsi TI, visi dan strategi serta layanan fungsi
TI yang selaras dengan semua elemen lingkungan perusahaan dan memastikan
nilai-nilai umum dan arahan strategis diterima oleh perusahaan.
Strategi alignment fokus pada penyelarasan strategi TI dan bisnis.
Dengan adanya perencanaan tersebut dapat mempertajam organisasi untuk mencapai
tujuan organisasi yang dapat mendukung
dan memberikan diferensisiasi dengan adanya penggunaan STI.
IT STRATEGIC ALIGNMENT
Dalam penggunaan strategi TI berdasarkan kebutuhan bisnis harus
memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan tujuan bisnis.
b.
Segala sesuatu yang ada dalam bisnis dapat memengaruhi kemajuan
teknologi bisnis di masa depan.
c.
Kemampuan organisasi TI membawa perubahan bisnis di masa depan
dengan memberikan tingkat layanan untuk investasi kebutuhan perusahaan.
d.
Memberikan
nilai bisnis pada anggaran biaya.
e. Menjadikan kegagalan masa lalu untuk mencapai keberhasilan.
Strategi TI yang dikembangkan dapat mendukung tujuan strategis
sebagai berikut:
Strategi perusahaan:
-
Fungsi Bisnis
-
Aplikasi Arsitektur
-
Infrastruktur Teknis
-
Surcing/Staffing
-
Pendanaan
Rencana strategis adalah jalur formal yang
mengeksekusi strategi dalam perusahaan roadmap formal yang mengeksekusi
strategi yang dipilih oleh perusahaan untuk membantu melakukan pekerjaan yang
lebih baik.
Elemen
rencana strategis ada 3 elemen yaitu :
1.
Bagaimana dapat
mencapai hal tersebut?
2.
Dimanakah
posisi organisasi sekarang?
3. Kemanakah dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai rencana
strategis?
Model TI Perusahaan :
1. The IT Infrastructure Library (ITIL) merupakan suatu framework pengelolaan layanan TI sebagai standar industri pengembangan industri perangkat lunak di dunia
2. ITSM memfokuskan diri pada 3 tujuan utama yaitu menyelaraskan layanan TI dengan kebutuhan, memperbaiki kualitas layanan-layanan TI, mengurangi biaya jangka panjang dari pengelolaan layanan.
3. ISO/IEC 17799 bertujuan untuk memperkuat elemen dasar keamanan informasi yaitu confidentially, integrity, dan availability.
4. COSO merupakan sebuah organisasi dalam meningkatkan kualitas pelaporan finansial yang mencakup etika bsinis, kontrol internal, dan corporate governance.
5. COBIT mempunyai model kematangan, mengontrol proses-proses TI sehingga suatu organisasi dapat menilai proses-proses TI yang dimilki dari skala non existent sampai dengan optimis.
Sumber:
Erwin Sutomo, S1 Sistem Informasi STIKOM Surabaya
Link : http://blog.stikom.edu/erwin/files/2012/08/TATA-KELOLA-STI-DAN-PERENCANAAN-STRATEGIS.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar